Instansi : KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA
Satuan/Unit Kerja : KEJARI GAYO LUES
Usulan : WBK/WBBM
Aplikasi : LKE Online - Kolaborasi (Versi 2.0) Update Agustus 2021
     
     
       
Area/ Indikator/ Pernyataan
Metadata
Nilai
Bukti Dukung
A. KOMPONEN PENGUNGKIT A    
A. 1. MANAJEMEN PERUBAHAN A.1    
    1. Tim Kerja A.1.1    
      a. Apakah unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas? A.1.1.A
YA
Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues Nomor: KEP-08/L.1.26/Cp.2/04/2021 Tentang Pembentukan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Di Kejaksaan Negeri Gayo Lues. Tanggal 15 April 2021
      b. Apakah penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas? A.1.1.B
A
Penentuan anggota ditentukan melalui sebuah rapat bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues.
    2. Rencana Pembangunan Zona Integritas A.1.2    
      a. Apakah terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM? A.1.2.A
YA
Rencana kerja / rencana aksi telah disusun dengan baik
      b. Apakah dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM? A.1.2.B
A
ya. Sudah terdapat target-target prioritas yang relevan dalam dokumen rencana kerja pembangunan menuju WBK/WBBM Tahun 2021 pada Satker Kejaksaan Negeri Gayo Lues
      c. Apakah terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM? A.1.2.C
B
Telah dilakukan pengelolaan media dan aktivitas interaktif untuk menginformasikan pembangunan WBK/WBBM secara terbuka yang dapat diakses publik melalui : facebook (Kejaksaan Negeri Gayo Lues), Instagram (kejari_gayolues), Youtube (Kejaksaan Negeri Gayo Lues), Twiter (@kejarigayolues), Email (Kejari_Gayolues@Gmail.com), web (https://kejari-gayolues.go.id) tiktok (Kejaksaannegerigayolues)
    3. Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM A.1.3    
      a. Apakah seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana? A.1.3.A
B
Iya. Semua sebagian kegiatan pembangunan telah berjalan sesuai rencana
      b. Apakah terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas? A.1.3.B
A
iya. Setiap kegiatan yang dilakukan terhadap pembangunan Zona Integritas sudah dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.
      c. Apakah hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti? A.1.3.C
A
iya. Semua catatan hasil monitoring dan evaluasi persiapan dan pelaksanaan kegiatan unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti.
    4. Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja A.1.4    
      a. Apakah pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM? A.1.4.A
YA
ya. Pimpinan menjadi contoh dalam setiap pelaksanaan nilai-nilai organisasi dalam pembentukan WBK dan WBBM
      b. Apakah sudah ditetapkan agen perubahan? A.1.4.B
A
ya. Sudah ditetapkan agen perubahan dilingkungan Kejaksaan Negeri Gayo Lues
      c. Apakah telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi? A.1.4.C
A
ya. Sudah dibangun budaya kerja dan pola pikir untuk mengurangi resitensi atas perubahan
      d. Apakah anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM? A.1.4.D
B
ya. Semua anggota terlibat dalam pembangunan ZI di mulai dari pelaksanaan apel dan penandatanganan fakta integritas, pembuatan banner
           
A. 2. PENATAAN TATALAKSANA A.2    
    1. Prosedur operasional tetap (SOP) kegiatan utama A.2.1    
      a. Apakah SOP mengacu pada peta proses bisnis instansi? A.2.1.A
A
iya. Semua SOP Unit Kerja telah mengacu pada proses bisnis, Terdapat SOP dari setiap kegiatan yang berkaitan dengan Tupoksi masing-masing Bidang, Terdapat Juknis yang dibukukan dan disosialisasikan via media internet.
      b. Apakah Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkan? A.2.1.B
A
iya. Unit kerja telah menerapkan semua SOP tetap, dan akan dilakukan inovasi sesuai kebutuhan, Seluruh pegawai dari masing-masing bidang yang ada menerapkan kerja sesuai dengan SOP tupoksi masing-masing bidang
      c. Apakah Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasi? A.2.1.C
A
iya semua SOP yang diterapkan telah dievaluasi untuk perbaikan ke arah yang lebih baik dalam pelaksanaannya.
    2. E-Office A.2.2    
      a. Apakah sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.A
A
Sistem yang digunakan sudah berbasis Teknologi Informasi (E-Monev Smart, CMS Pidum/Pidsus), Simkari, Lolata, SPSE
      b. Apakah operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.B
A
Operasional SDM sudah menggunakan Teknologi Informasi (Buku tamu digital,Data Base Update Kepegawaian Simkari), terdapat monitor TV informasi di lobi
      c. Apakah pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.C
A
sudah. Pemberian layanan kepada publik sudah menggunakan Teknologi Informasi dengan menggunakan sarana IT (dengan memanfaatkan buku tamu digital, web site, media sosial berupa facebook, youtube, twiter, instagram, wa dan email)
      d. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik? A.2.2.D
A
 Monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan IT, opersional SDM dan pemberian layanan kepada publik terus dilakukan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dan Pegawai pada masing-masing bidang mengisi Simkari Laporan Kegiatan dan Laporan Kerja setiap bulannya pada aplikasi simkari. Simkari
    3. Keterbukaan Informasi Publik A.2.3    
      a. Apakah Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik telah diterapkan? A.2.3.A
A
kebutuhan pegawai disesuaikan dengan bidang dan keahliannya. serta permintaan pegawai untuk pengisian jabatan sesuai dengan persyarat yang telah ditentukan.
      b. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik? A.2.3.B
A
 sebagian penempatan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan perbidang. dikarenakan keterbatasan pegawai pada Kejari Gayo Lues.
           
A 3. PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM A.3    
    1. Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi A.3.1    
      a. Apakah kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan? A.3.1.A
YA
kebutuhan pegawai disesuaikan dengan bidang dan keahliannya. serta permintaan pegawai untuk pengisian jabatan sesuai dengan persyarat yang telah ditentukan. 
      b. Apakah penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan? A.3.1.B
A
 sebagian penempatan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan perbidang. dikarenakan keterbatasan pegawai pada Kejari Gayo Lues.
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja? A.3.1.C
A
ya. pimpinan telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen pada saat rapat staf, agar bisa meningkatkan kinerja pegawai kedepan jadi lebih baik pada unit Kejari Gayo Lues
    2. Pola Mutasi Internal A.3.2    
      a. Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, apakah telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan? A.3.2.A
YA
ya. sudah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan agar pengembangan karier pegawai jadi lebih baik sesuai kemampuan yang dimiliki.
      b. Apakah dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan? A.3.2.B
A
ya. semua mutasi pegawai telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan.
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja? A.3.2.C
YA
-ya. pimpinan telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen pada saat rapat staf, agar bisa meningkatkan kinerja pegawai kedepan jadi lebih baik pada unit Kejari Gayo Lues
    3. Pengembangan pegawai berbasis kompetensi A.3.3    
      a. Apakah Unit Kerja melakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi? A.3.3.A
YA
ya sudah dilakukan training need analysis untuk pengembangan pegawai khususnya pada para calon jaksa, Prakom, dan Waltah.
      b. Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, apakah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai? A.3.3.B
A
ya. dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, pimpinan melalukan pertimbangan berdasarkan hasil dari kinerja pegawai.
      c. Apakah terdapat kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan? A.3.3.C
A
Kejari Gayo Lues selalu mengusulkan jika ada pegawai yang memenuhi syarat untuk menduduki jabatan dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan
      d. Apakah pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya? A.3.3.D
A
 ya. pimpinan selalu memberikan peluang secara terbuka dan mendukung setiap pegawai yang ingin mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya
      e. Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, apakah unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (dapat melalui pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, atau melalui coaching, atau mentoring, dll)? A.3.3.E
A
ya. unit kerja selalu mengikutsertakan pegawai pada setiap diklat - diklat sesuai kebutuhan demi upaya pengembangan kompetensi pegawai.
      f. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja? A.3.3.F
A
ya. monitoring dan evaluasi terhadap pengembangan kompetensi telah dilakukan pada setiap bulannya melalui lapbul, rapat Staf
    4. Penetapan Kinerja Individu A.3.4    
      a. Apakah terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan perjanjian kinerja organisasi? A.3.4.A
A
ya. pimpinan telah menetapkan kinerja individu yang berdasarkan sprint bidang keahlian pegawai pada Kejaksaan Negeri Gayo Lues.
      b. Apakah ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya? A.3.4.B
A
ya. ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya seperti yang tertuang dalam SKP setiap pegawai.
      c. Apakah Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodik? A.3.4.C
A
ya. pengukuran kinerja individu dilakukan secara tahunan (setahun sekali) melalui pengisian dan penilaian SKP pegawai oleh Pimpinan Kejaksaan Negeri Gayo Lues.
      d. Apakah hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward (pengembangan karir individu, penghargaan dll)? A.3.4.D
YA
ya. hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward berupa pengembangan karier dalam jabatan tertentu pada unit kerja Kejaksaan Negeri Gayo Lues
    5. Penegakan aturan disiplin/kode etik/kode perilaku pegawai A.3.5    
      a. Apakah aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikan?
A.3.5.A
A
Telah diimplementasikan dengan cara memberikan potongan remon bagi pegawai yg tidak hadir tanpa memberikan keterangan
    6. Sistem Informasi Kepegawaian A.3.6    
      a. Apakah data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkala? A.3.6.A
A
ya. data informasi kepegawaian unit kerja dapat di akses oleh pegawai dan dimutahirkan sebulan sekali atau setiap ada petubahan data pegawai tersebut.
           
A. 4. PENGUATAN AKUNTABILITAS A.4    
    1. Keterlibatan pimpinan A.4.1    
      a. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perencanaan? A.4.1.A
A
Ya, Pimpinan terlibat langsung saat penyusunan rencana kerja maupun rencana aksi pembangunan zona integritas
      b. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perjanjian Kinerja? A.4.1.B
A
Ya, pimpinan terlibat langsung saat penyusunan perjanjian kinerja berupa Penandatanganan Perjanjian Kinerja Pegawai dan Pakta Integritas
      c. Apakah pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala? A.4.1.C
A
ya. Pimpinan selalu memantau pencapaian kinerja secara berkala (bulanan) dan menindaklanjuti hasil pemantauan tersebut.
    2. Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja A.4.2    
      a. Apakah dokumen perencanaan sudah ada? A.4.2.A
YA
Ya,dokumen Rencana Kerja Kejari Gayo Lues, Rencana Strategis, Rencana Aksi Pembangunan Zona Integritas.
      b. Apakah dokumen perencanaan telah berorientasi hasil?
A.4.2.B
YA
Ya, dapat dilihat dari capaian kinerja sesuai dengan perencanaan
      c. Apakah terdapat Indikator Kinerja Utama (IKU)? A.4.2.C
YA
ya, unit kerja telah memiliki Indikator Kinerja Utama yang ditetapkan oleh pimpinan.
      d. Apakah indikator kinerja telah SMART? A.4.2.D
A
Indikator Kinerja Utama sebagian besar telah dilaksanakan dengan prinsip SMART
      e. Apakah laporan kinerja telah disusun tepat waktu? A.4.2.E
YA
Ya, Laporan Kinerja Telah tepat waktu baik itu bulanan, triwulan maupun tahunan.
      f. Apakah pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja? A.4.2.F
A
Laporan Kinerja telah memberikan informasi terkait hasil pencapaian kinerja
      g. Apakah terdapat upaya peningkatan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja? A.4.2.G
YA
 ya. telah dilakukan upaya meningkatkan kapasitas SDM dengan mengikutsertakan pegawai jika ada Bimtek, Diklat, Sosialisasi dalam penyusunan LK.
      h. Apakah pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang kompeten? A.4.2.H
A
ya. pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang berkompeten
           
A. 5. PENGUATAN PENGAWASAN A.5    
    1. Pengendalian Gratifikasi A.5.1    
      a. Apakah telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasi? A.5.1.A
A
Telah dilakukan sosialisasi publik tentang pengendalian gratifikasi di tempat strategis dan lokasi pelayanan melalui pemasangan banner  
      b. Apakah pengendalian gratifikasi telah diimplementasikan? A.5.1.B
A
pelaporan LHKPN dilakukan dengan tepat waktu, serta pembentukan tim unit pengendalian gratifikasi
    2. Penerapan SPIP A.5.2    
      a. Apakah telah dibangun lingkungan pengendalian? A.5.2.A
A
Ya, telah dibangunnya lingkungan pengendalian dan memonitori segala aspek pelayanan
      b. Apakah telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakan? A.5.2.B
A
Penilaian resiko sesuai dengan aturan undang-undang yg berlaku
      c. Apakah telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasi? A.5.2.C
A
Dengan membuat capaian kinerja per semester dan disampaikan kepada forkopimda Kejari Gayo Lues
      d. Apakah SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait? A.5.2.D
A
Telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada pihak terkait saat apel harian dan dalam rapat bulanan
    3. Pengaduan Masyarakat A.5.3    
      a. Apakah kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikan? A.5.3.A
A
Ya, Telah tersedianya Pos Pelayanan hukum dan penerimaan pengaduan masyarakat secara terpadu, dan membuka kanal pengaduan di media sosial seperti, website, instagram, facebook, dan melalui email
      b. Penanganan Pengaduan Masyarakat A.5.3.B    
        1. Jumlah pengaduan masyarakat yang harus ditindaklanjuti A.5.3.B.1   1
        2. Jumlah pengaduan masyarakat yang sedang diproses A.5.3.B.2   1
        3. Jumlah pengaduan masyarakat yang selesai ditindaklanjuti A.5.3.B.3   0
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat? A.5.3.C
A
Pengaduan masyarakat dipantau langsung oleh KASI Intelijen Kejari Gayo Lues
      d. Apakah hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti? A.5.3.D
A
Ya, Kasi intelijen akan menindak lanjut pengaduan masyarakat apabila menerima pengaduan dari masyarakat melalui website
    4. Whistle-Blowing System A.5.4    
      a. Apakah Whistle Blowing System sudah di internalisasi? A.5.4.A
YA
Telah diimplementasikan pada website, serta media sosial kejari Gayo Lues
      b. Apakah Whistle Blowing System telah diterapkan? A.5.4.B
A
Ya telah dilaksanakan dengan pemasangan spanduk dan diwebsite serta media sosial kejari gayo lues
      c. Apakah telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System? A.5.4.C
A
Telah dilaksanakan dan dievaluasi pada saat rapat
      d. Apakah hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti? A.5.4.D
A
Suluruh pegawai kejaksaan negeri gayo lues melakukan evaluasi pada rapat staf AA tentang evaluasi whistle blowing system
    5. Penanganan Benturan Kepentingan A.5.5    
      a. Apakah telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama? A.5.5.A
A
Terkait penanganan Tindak Perkara Korupsi dan Qanun
      b. Apakah penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasi? A.5.5.B
A
Disampaikan dalam Expose dan Rapat Jaksa
      c. Apakah penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikan? A.5.5.C
A
Telah dilakukan koordinasi antar bidang dalam penanganan tindak pidana korupsi dan benturan kepentingan yang melibatkan para KASI dan JPU dalam persidangan dan Rapat staff
      d. Apakah telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan? A.5.5.D
A
Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues melakukan evaluasi pada saat rapat staff
      e. Apakah hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti? A.5.5.E
A
Ditindak lanjut sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku
           
A. 6. PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK A.6    
    1. Standar Pelayanan A.6.1    
      a. Apakah terdapat kebijakan standar pelayanan? A.6.1.A
A
ya. unit kerja telah membuat standart pelayanan pada PTSP Kejari Gayo Lues Berupa 3S yaitu : Salam, Senyum, Sapa.
      b. Apakah standar pelayanan telah dimaklumatkan? A.6.1.B
A
Telah dibuat Maklumat Pelayanan dan dipasang/ditempatkan di pintu masuk PTSP
      c. Apakah terdapat SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan? A.6.1.C
A
Adanya SOP bagi pelaksana standar layanan, dan petugas PTSP
      d. Apakah telah dilakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP? A.6.1.D
A
ya. telah dilakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP
    2. Budaya Pelayanan Prima A.6.2    
      a. Apakah telah dilakukan sosialisasi/pelatihan dalam upaya penerapan Budaya Pelayanan Prima? A.6.2.A
A
 sudah dilakukan sosialisasi oleh pimpinan Kejaksaan Negeri Gayo Lues mengenai penerapan budaya pelayana prima kepada seluruh pegawai..
      b. Apakah informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai media? A.6.2.B
A
 ya. informasi tentang pelayanan mudah di akses melalui website, facebook, instagram, twiter email dan wa kejaksaan Negeri Gayo Lues
      c. Apakah telah terdapat sistem punishment(sanksi)/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar?
A.6.2.C
A
ya. sanksi yang diberikan berupa teguran langsung dari pimpinan.
      d. Apakah telah terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasi? A.6.2.D
A
Dengan pemasangan spanduk SOP pelayanan publik, seperti tilang, ptsp serta pengembalian barang bukti
      e. Apakah terdapat inovasi pelayanan? A.6.2.E
A
Ya, dengan adanya buku tamu digital, pengaduan diwebsite, pengembalian BB yg bisa diakses diwebsite, info sidang yg bisa diakses diwebsite dan pelayanan hukum gratis yg chat secara langsung dengan JPU yg bisa diakses diwebsite
    3. Penilaian kepuasan terhadap pelayanan A.6.3    
      a. Apakah telah dilakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan? A.6.3.A
B
Pelaksanaan Survei mandiri dilakukan secara berkala dilakukan melalui website Sinori RB
      b. Apakah hasil survey kepuasan masyarakat dapat diakses secara terbuka? A.6.3.B
A
ya. hasil survey bisa diakses secara terbuka melalui web site sinori
      c. Apakah dilakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat? A.6.3.C
A
hasil survei akan dilakukan tindak lanjut sesuai dengan kepuasan masyarakat dan dilakukan pembenahan jika terdapat layanan yang kurang memuaskan.
     
     
B. 2. KOMPONEN HASIL (ZI) B    
  1. PEMERINTAH YANG BERSIH DAN BEBAS KKN B.1    
    A. NILAI SURVEY PERSEPSI KORUPSI (SURVEY EKSTERNAL) B.1.A   LAKUKAN SURVEI INDEPENDEN
    B. PERSENTASE TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN (TLHP INTERNAL DAN EKSTERNAL) B.1.B   LAPORAN SATKER ATAS TEMUAN PENGAWASAN (TINDAK LANJUT ATAS TEMUAN) - PROSENTASE JUMLAH TEMUAN DIBAGI TINDAK LANJUT DIKALI 100%
             
  2. KUALITAS PELAYANAN PUBLIK B.2    
    A. NILAI PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN (SURVEY EKSTERNAL) B.2.A   LAKUKAN SURVEI INDEPENDEN
             
      NILAI TOTAL  
 
 
 
 
Neo LKE Online Sinori Versi 2.0 Juli 2021
Created by Chendia Studio untuk Bagian Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI
Menara Kartika Adhyaksa Lantai 7. Biro Perencanaan, Jl. Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan