Instansi : KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA
Satuan/Unit Kerja : KEJARI KARANGANYAR
Usulan : WBK/WBBM
Aplikasi : LKE Online - Kolaborasi (Versi 2.0) Update Agustus 2021
     
     
       
Area/ Indikator/ Pernyataan
Metadata
Nilai
Bukti Dukung
A. KOMPONEN PENGUNGKIT A    
A. 1. MANAJEMEN PERUBAHAN A.1    
    1. Tim Kerja A.1.1    
      a. Apakah unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas? A.1.1.A
YA
- Telah dibentuk TIM Pembangunan Zona Integritas WBBM Kejaksaan Negeri Karanganyar
      b. Apakah penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas? A.1.1.B
A
- Pembentukan TIM Pembangunan Zona Integritas WBBM Kejaksaan Negeri Karanganyar, melalui rapat seluruh Pegawai Kantor
    2. Rencana Pembangunan Zona Integritas A.1.2    
      a. Apakah terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM? A.1.2.A
YA
- Telah dibuat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas WBBM Kejari Karanganyar
      b. Apakah dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM? A.1.2.B
A
- Target target yang ditentukan didalam pembangunan ZI menuju WBBM Kejari Karanganyar, mengembangkan dari target-target prioritas WBK sebelumnya dengan penambahan dan inovasi baru.
      c. Apakah terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM? A.1.2.C
A
- Melalui Media Sosial, kegiatan-kegiatan dalam rangka pembangunan ZI menuju WBBM Kejari Karanganyar disosialisasikan
    3. Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM A.1.3    
      a. Apakah seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana? A.1.3.A
A
- Hingga saat ini, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, mengacu dengan rencana pembangunan ZI menuju WBBM Kejari Karanganyar
      b. Apakah terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas? A.1.3.B
A
- Dilakukan monitoring dan evaluasi secara bertahap terhadap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan
      c. Apakah hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti? A.1.3.C
A
- Terhadap hasil monitoring dan evaluasi, telah ditindaklanjuti dengan bertahap.
    4. Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja A.1.4    
      a. Apakah pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM? A.1.4.A
YA
- Pimpinan sebagai garda terdepan didalam melaksanakan kegiatan-kegiatan didalam pembangunan ZI menuju WBBM Kejari Karanganyar.
      b. Apakah sudah ditetapkan agen perubahan? A.1.4.B
A
- Sudah ditetapkan 2 Agen Perubahan, dan secara bertahap memberikan perubahan etos kerja para pegawai di Kejari Karanganyar
      c. Apakah telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi? A.1.4.C
A
- Telah dibangun, namun masih ada resistensi terhadap perubahan, secara bertahap akan dihilangkan resistensi tersebut.
      d. Apakah anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM? A.1.4.D
A
- Sebagian besar anggota memberikan kontribusinya didalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan ZI menuju WBBM Kejari Karanganyar.
           
A. 2. PENATAAN TATALAKSANA A.2    
    1. Prosedur operasional tetap (SOP) kegiatan utama A.2.1    
      a. Apakah SOP mengacu pada peta proses bisnis instansi? A.2.1.A
A
- Bahwa pembuatan SOP telah mengacu kepada peta proses bisnis Kejaksaan Negeri Karanganyar
      b. Apakah Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkan? A.2.1.B
A
- Bahwa SOP telah dilaksanakan dalam pelaksaan tugas sehari hari.
      c. Apakah Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasi? A.2.1.C
B
- Bahwa SOP yang ada telah dievaluasi dan telah sesuai dengan pelaksanaan tugas sehari hari
    2. E-Office A.2.2    
      a. Apakah sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.A
A
- Bahwa telah dilaksanakan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja pegawai di Kejari Karanganyar
      b. Apakah operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.B
A
- Bahwa didalam management SDM, telah menggunakan teknologi informasi secara terpusat
      c. Apakah pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.C
B
-Bahwa didalam proses pelayanan telah menggunakan teknologi informasi terpusat guna mengukur kepuasaan terhadap layanan yang diberikan
      d. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik? A.2.2.D
A
- Bahwa telah dilakukan.
    3. Keterbukaan Informasi Publik A.2.3    
      a. Apakah Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik telah diterapkan? A.2.3.A
A
- Bahwa masyarakat sudah dapat mengakses teknologi informasi Kejaksaan Negeri Karanganyar
      b. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik? A.2.3.B
A
- Bahwa hingga saat ini berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, keterbukaan informasi sudah dirasakan dengan baik oleh masyarakat Kabupaten Karangnayar
           
A 3. PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM A.3    
    1. Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi A.3.1    
      a. Apakah kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan? A.3.1.A
YA
- Bahwa telah dilakukan analisa terhadap pemenuhan jabatan di Kejaksaan Negeri Karanganyar yang mengacu kepada beban kerja yang dihadapinya
      b. Apakah penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan? A.3.1.B
B
- Bahwa penempatan pegawai telah mengacu kepada kebutuhan pegawai di masing masing bidang pada Kejaksaan Negeri Karanganyar
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja? A.3.1.C
A
- Bahwa telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap penempatan pegawai hasil rekrutmen berdasarkan kebutuhan pegawai di masing-masing bidang
    2. Pola Mutasi Internal A.3.2    
      a. Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, apakah telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan? A.3.2.A
YA
- Bahwa telah dilakukan mutasi pegawai ke masing-masing bidang, guna pengembangan karir yang bersangkutan
      b. Apakah dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan? A.3.2.B
B
- Bahwa pola mutasi sudah dilakukan mengikuti aturan yang berlaku
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja? A.3.2.C
YA
- Telah dilakukan monitoring dan evaluasi guna perbaikan kinerja
    3. Pengembangan pegawai berbasis kompetensi A.3.3    
      a. Apakah Unit Kerja melakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi? A.3.3.A
YA
- Bahwa training unit analysis sudah dilakukan agar kompetensi pegawai berjalan dengan maksimal
      b. Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, apakah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai? A.3.3.B
B
- Bahwa terhadap kinerja pegawai, dilakukan evaluasi sehingga hasil pengembangan kompetensinya maksimal
      c. Apakah terdapat kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan? A.3.3.C
B
- Bahwa terhadap kesenjangan namun dalam tahap wajar, mengingat proses pengembangan pegawai mengacu ke standar kopentensi yang telah dianalisis sebelumnya
      d. Apakah pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya? A.3.3.D
A
- Bahwa Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, telah membuka kesempatan sebesar besarnya untuk pegawai ikut dilkat dan mengembangkan kompetensinya
      e. Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, apakah unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (dapat melalui pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, atau melalui coaching, atau mentoring, dll)? A.3.3.E
B
Bahwa sebagian besar pegawai diberikan kesempatan untuk mengikuti pengembangan kompetensi, sesuai dengan kapasitas dan latar belakangnya
      f. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja? A.3.3.F
B
- Bahwa telah dilakukan monitoring terhadap hasil pengembangan kompentensi pegawai
    4. Penetapan Kinerja Individu A.3.4    
      a. Apakah terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan perjanjian kinerja organisasi? A.3.4.A
B
- Bahwa Penetapan Kinerja Individu sudah dilaksanakan sesuai dengan perjanjian kinerja organisasi
      b. Apakah ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya? A.3.4.B
B
- Bahwa sebagian besar kinerja individu telah berkesusaian dengan kienrja individu level diatasnya
      c. Apakah Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodik? A.3.4.C
B
- Bahwa pengukuran kinerja individu dilakukan pertiga bulan selaki
      d. Apakah hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward (pengembangan karir individu, penghargaan dll)? A.3.4.D
YA
- Bahwa pemberian reward menjadi keharusan terhadap kinerja individu yang bagus/baik.
    5. Penegakan aturan disiplin/kode etik/kode perilaku pegawai A.3.5    
      a. Apakah aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikan?
A.3.5.A
B
- Bahwa telah ditetapkan aturan disiplin/kode etik/ kode perilaku
    6. Sistem Informasi Kepegawaian A.3.6    
      a. Apakah data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkala? A.3.6.A
B
- Bahwa telah dilakukan pemuktahiran data pegawai secara berkala
           
A. 4. PENGUATAN AKUNTABILITAS A.4    
    1. Keterlibatan pimpinan A.4.1    
      a. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perencanaan? A.4.1.A
A
-Iya Kepala Satker dan para Kasi terlibat dalam penyusunan perencanaan
      b. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perjanjian Kinerja? A.4.1.B
A
- Bahwa Kepala Satker dan para Kasi terlibat dalam penyusunan perjanjian kinerja
      c. Apakah pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala? A.4.1.C
A
- Bahwa seluruh pimpinan unit kerja terlibat dalam pemantauan pencapaian kinerja dan hasilnya ditindaklanjuti
    2. Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja A.4.2    
      a. Apakah dokumen perencanaan sudah ada? A.4.2.A
YA
- Bahwa telah memiliki dokumen perencanaan
      b. Apakah dokumen perencanaan telah berorientasi hasil?
A.4.2.B
YA
- Bahwa telah berorientasi hasil
      c. Apakah terdapat Indikator Kinerja Utama (IKU)? A.4.2.C
YA
- Bahwa telah memiliki IKU
      d. Apakah indikator kinerja telah SMART? A.4.2.D
B
- Bahwa sebagian besar Indikator telah Smart
      e. Apakah laporan kinerja telah disusun tepat waktu? A.4.2.E
YA
- Bahwa telah tepat waktu
      f. Apakah pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja? A.4.2.F
B
- Bahwa belum semua pelaporan minerja memberikan informasi tentang kinerja
      g. Apakah terdapat upaya peningkatan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja? A.4.2.G
YA
- Bahwa peningkatan kapasitas SDM telah diupayakan / dilaksanakan
      h. Apakah pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang kompeten? A.4.2.H
A
- Bahwa sebagian besar SDM dalam pengelolaan akuntabilitas, sudah kompeten
           
A. 5. PENGUATAN PENGAWASAN A.5    
    1. Pengendalian Gratifikasi A.5.1    
      a. Apakah telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasi? A.5.1.A
A
- Bahwa telah dilakukan public campaign
      b. Apakah pengendalian gratifikasi telah diimplementasikan? A.5.1.B
B
- Bahwa telah dilaksanakan unit pengendalian gratifikasi
    2. Penerapan SPIP A.5.2    
      a. Apakah telah dibangun lingkungan pengendalian? A.5.2.A
A
- Bahwa telah dibangun fasilitas pengendalian lingkungan
      b. Apakah telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakan? A.5.2.B
A
- Bahwa telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakan
      c. Apakah telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasi? A.5.2.C
B
- Bahwa telah dilakanakan upaya pengedalian guna meminimalisir resiko yang berpotensi terjadi
      d. Apakah SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait? A.5.2.D
A
- Bahwa telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait
    3. Pengaduan Masyarakat A.5.3    
      a. Apakah kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikan? A.5.3.A
A
- Bahwa telah diimplementasikan
      b. Penanganan Pengaduan Masyarakat A.5.3.B    
        1. Jumlah pengaduan masyarakat yang harus ditindaklanjuti A.5.3.B.1   1
        2. Jumlah pengaduan masyarakat yang sedang diproses A.5.3.B.2   1
        3. Jumlah pengaduan masyarakat yang selesai ditindaklanjuti A.5.3.B.3   1
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat? A.5.3.C
B
- Bahwa telah dilakukan monitoring dan evaluasi
      d. Apakah hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti? A.5.3.D
A
- Bahwa telah ditindaklanjuti
    4. Whistle-Blowing System A.5.4    
      a. Apakah Whistle Blowing System sudah di internalisasi? A.5.4.A
YA
- Bahwa telah di Internalisasi di unit kerja
      b. Apakah Whistle Blowing System telah diterapkan? A.5.4.B
A
- Bahwa telah diterapkan
      c. Apakah telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System? A.5.4.C
A
- Bahwa telah dilakukan evaluasi
      d. Apakah hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti? A.5.4.D
B
- Bahwa telah ditindaklanjuti
    5. Penanganan Benturan Kepentingan A.5.5    
      a. Apakah telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama? A.5.5.A
A
- Bahwa telah dilakukan identifikasi
      b. Apakah penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasi? A.5.5.B
A
- Bahwa penanganan benturan kepentingan telah disosialisasikan/diinternalisasikan
      c. Apakah penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikan? A.5.5.C
B
- Bahwa telah diimplementasikan
      d. Apakah telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan? A.5.5.D
A
- Bahwa telah dilakukan evaluasi
      e. Apakah hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti? A.5.5.E
A
- Bahwa telah ditindaklanjuti
           
A. 6. PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK A.6    
    1. Standar Pelayanan A.6.1    
      a. Apakah terdapat kebijakan standar pelayanan? A.6.1.A
A
-Bahwa telah memiliki standar pelayanan
      b. Apakah standar pelayanan telah dimaklumatkan? A.6.1.B
A
- Bahwa telah dimaklumatkan
      c. Apakah terdapat SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan? A.6.1.C
- Bahwa telah menerapkan seluruh SOP
      d. Apakah telah dilakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP? A.6.1.D
A
- Bahwa telah dilakukan reviu dan perbaikan
    2. Budaya Pelayanan Prima A.6.2    
      a. Apakah telah dilakukan sosialisasi/pelatihan dalam upaya penerapan Budaya Pelayanan Prima? A.6.2.A
B
-Bahwa telah dilaksanakan sosialisasi
      b. Apakah informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai media? A.6.2.B
A
-Bahwa informasi pelayanan dapat dengan mudah diakses melalui berbagai media
      c. Apakah telah terdapat sistem punishment(sanksi)/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar?
A.6.2.C
A
- Bahwa terdapat sistem sanksi reward
      d. Apakah telah terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasi? A.6.2.D
B
- Bahwa telah terpadu/terintegrasi
      e. Apakah terdapat inovasi pelayanan? A.6.2.E
B
- Bahwa telah terdapat innovasi pelayanan
    3. Penilaian kepuasan terhadap pelayanan A.6.3    
      a. Apakah telah dilakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan? A.6.3.A
A
-Bahwa telah dilaksanakan survey kepuasan pelanggan
      b. Apakah hasil survey kepuasan masyarakat dapat diakses secara terbuka? A.6.3.B
A
- Bahwa hasilnya dapat diakses secara terbuka
      c. Apakah dilakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat? A.6.3.C
B
- Bahwa telah ada tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat
     
     
B. 2. KOMPONEN HASIL (ZI) B    
  1. PEMERINTAH YANG BERSIH DAN BEBAS KKN B.1    
    A. NILAI SURVEY PERSEPSI KORUPSI (SURVEY EKSTERNAL) B.1.A   LAKUKAN SURVEI INDEPENDEN
    B. PERSENTASE TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN (TLHP INTERNAL DAN EKSTERNAL) B.1.B   LAPORAN SATKER ATAS TEMUAN PENGAWASAN (TINDAK LANJUT ATAS TEMUAN) - PROSENTASE JUMLAH TEMUAN DIBAGI TINDAK LANJUT DIKALI 100%
             
  2. KUALITAS PELAYANAN PUBLIK B.2    
    A. NILAI PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN (SURVEY EKSTERNAL) B.2.A   LAKUKAN SURVEI INDEPENDEN
             
      NILAI TOTAL  
 
 
 
 
Neo LKE Online Sinori Versi 2.0 Juli 2021
Created by Chendia Studio untuk Bagian Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI
Menara Kartika Adhyaksa Lantai 7. Biro Perencanaan, Jl. Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan