Instansi : KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA
Satuan/Unit Kerja : KEJARI SUMBA TIMUR
Usulan : WBK/WBBM
Aplikasi : LKE Online - Kolaborasi (Versi 2.0) Update Agustus 2021
     
     
       
Area/ Indikator/ Pernyataan
Metadata
Nilai
Bukti Dukung
A. KOMPONEN PENGUNGKIT A    
A. 1. MANAJEMEN PERUBAHAN A.1    
    1. Tim Kerja A.1.1    
      a. Apakah unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas? A.1.1.A
YA
-SK Kepala Kejaksaan Negeri Timur Nomor : KEP-KEP-08/N.3.19/Cp.1/03/2020 tanggal 02 Maret 2020 tentang Pembentukan Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Negeri Sumba Timur
      b. Apakah penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas? A.1.1.B
A
-Pembentukan Tim dilakukan dengan melibatkan seluruh Pegawai Kejaksaan Negeri Sumba Timur, sehingga seluruh pegawai dapat memberi masukan dan saran mengenai Pembentukan Tim Kerja tersebut. Melalui rapat Pembentukan Tim Kerja tersebut diperoleh hasil pejabat struktural yang berkompeten dibidangnya untuk membangun Zona Integritas Kejaksaan Negeri Sumba Timur menuju WBBM.
    2. Rencana Pembangunan Zona Integritas A.1.2    
      a. Apakah terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM? A.1.2.A
YA
Memiliki Dokumen Rencana Keja pembangunan Zona Integritas menuju WBBM
      b. Apakah dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM? A.1.2.B
A
-Setiap target yang disusun dalam Dokumen Rencana Kerja mengacu pada Permenpan RB no. 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dilingkungan Instansi Pemerintah sebagaimana dirubah dengan Permenpan RB no. 10 tahun 2019 tentang perubahan atas permenpan RB no. 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di lingkungan Instansi Pemerintah
      c. Apakah terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM? A.1.2.C
A
    3. Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM A.1.3    
      a. Apakah seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana? A.1.3.A
A
-Semua kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan Renca Kerja
      b. Apakah terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas? A.1.3.B
A
-Dalam pembangunan Zona Integritas pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur dilakukan pelaporan dengan menyusun Laporan Kinerja berkala setiap 3 (tiga) bulan sekali
      c. Apakah hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti? A.1.3.C
A
-Sebagian besar hasil monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti.
    4. Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja A.1.4    
      a. Apakah pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM? A.1.4.A
YA
-Pimpinan pada satuan kerja Kejaksaan Negeri Sumba Timur memberikan contoh nyata dalam upaya untuk merubah pola pikir dan budaya kerja pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur, seperti : 1. Kepala Kejaksaan Negeri selalu absen kehadiran tepat waktu 2. Pimpinan memiliki buku waskat (buku pengawasan melekat Kajari) 3. Pimpinan berperan aktif dalam kegiatan pembangunan zona integritas
      b. Apakah sudah ditetapkan agen perubahan? A.1.4.B
A
-Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur Nomor : KEP-09/N.3.19/Cp.1/03/2020 tanggal 02 Maret 2020
      c. Apakah telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi? A.1.4.C
A
Beberapa upaya telah dilakukan untuk membangun pola pikir dan budaya kerja diligkungan Kejaksaan Negeri Timur seperti : 1. membersihkan area Kantor Kejaksaan Negeri Sumba Timur untuk memberikan rasa nyaman pada saat bekerja 2. Wall Of Quotes menghiasi beberapa bagian dinding Kejaksaan Negeri Timur yang bertujuan untuk mengingatkan para pegawai untuk selalu bekerja secara profesional dan tetap menjaga integritasnya.
      d. Apakah anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM? A.1.4.D
A
1. Penandatanganan Komitmen Bersama 2. Penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pegawai Kejakasaan Negeri Sumba Timur, mulai dari pejabat struktural tertinggi (Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur) sampai dengan pegawai level terendah (Pramubakti) 3. Membuat Yel-yel.
           
A. 2. PENATAAN TATALAKSANA A.2    
    1. Prosedur operasional tetap (SOP) kegiatan utama A.2.1    
      a. Apakah SOP mengacu pada peta proses bisnis instansi? A.2.1.A
A
semua SOP yang ada telah mengacu pada peta proses bisnis, dan telah dilakukan penambahan sesuai dengan layanan yang ada sekarang.
      b. Apakah Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkan? A.2.1.B
A
-segala bentuk kegiatan dan pelayanan yang ada pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur dilaksanakan berdasarkan SOP yang telah disusun pada masing-masing bidang.
      c. Apakah Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasi? A.2.1.C
A
-"seluruh SOP telah dievaluasi sesuai dengan pelayanan baru yang ada di Kejaksaan Negeri Sumba Timur, diantaranya : 1. SOP Bidang Pembinaan a) SOP Daftar Urutan Kepangkatan PNS b) SOP Kenaikan Gaji Berkala c) SOP Pengusulan Kenaikan Pangkat PNS d) SOP Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi e) SOP Laporan Aplikasi Persediaan f) SOP Pengelolaan Barang Milik Negara g) SOP Pengelolaan Bendahara Penerimaan h) SOP Pengelolaan Penghunian Rumah Dinas i) SOP Perencanaan Usulan Anggaran j) SOP Pemeliharaan Barang Perpustakaan k)SOP Penerimaan Tamu l) SOP Pengamanan Kantor m)SOP Pengelolaan Surat Masuk n) SOP Pengelolaan Surat Keluar o) SOP Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) "
    2. E-Office A.2.2    
      a. Apakah sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.A
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur memilik sistem pengukuran kinerja terpusat dengan memanfaat Tehknologi Informasi yang disebut dengan SIPEDE (Sistem Persuratan Dan Disposisi Elektronik) dan CMS (Case Management System) yang terpusat dengan Kejaksaan RI
      b. Apakah operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.B
A
-Kejaksan Negeri Sumba Timur telah menggunakan Daskrimti Simkari kepegawaian sebagai sarana tekhnologi informasi yang terpusat dengan kejaksaan RI
      c. Apakah pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasi? A.2.2.C
A
"beberapa pelayanan publik telah menggunakan perkembangan Tekhnologi Informasi, sehingga pelayanan publik pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur menjadi lebih efektif dan efisien, diantara layanan publik yang menggunkan perkembangan Tekhnologi Informasi adalah : 1. Penerimaan Laporan Pengaduan secara online Laporan pengaduan Tindak Pidana Korupsi dapat dilakukan secara online dengan mengirim via email ke alamat email, Whatsapp, Jaksa Sandalwood online (Pelayanan Terpadu Satu Aplikasi) dan Telepon. 2. Si Abank Lanang Pelanggar tilang cukup mengakses Whatsapp / Website Kejaksaan Negeri Sumba Timur dengan format menuliskan nomor tilang, nama, dan alamat. Nantinya petugas kejaksaan akan mengantarkan barang bukti tilang ke alamat tertera. 3. Jaksa Sandalwood Online Jaksa Sandalwood Online merupakan Layanan Terpadu Satu Aplikasi (PTSA) yang dapat diakses Masyarakat melalui Handphone Android. Aplikasi ini dapat diunduh di Playstore secara gratis dan masyrakat melakukan pendaftaran akun dengan mencantumkan nama, nomor KTP dan nomor telepon. "
      d. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik? A.2.2.D
A
-Terdapat laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik dilakukan triwulan
    3. Keterbukaan Informasi Publik A.2.3    
      a. Apakah Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik telah diterapkan? A.2.3.A
A
"Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah menerapkan kebijakan keterbukaan informasi publik. Masyarakat dapat mengakses Website Kejaksaan Negeri Sumba Timur untuk dapat mengetahui layanan yang ada pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur. Selain aktif memberikan informasi melalui website, Kejaksaan Negeri Sumba Timur juga aktif memberikan informasi publik melalui sarana media sosial, diantaranya : 1. Instagram (@kejari_sumbatimur) 2. Facebook (Kejaksaan Negeri Sumba Timur) 3. Youtube (Kejaksaan Negeri Timur)"
      b. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik? A.2.3.B
A
Kejaksaan Negeri Sumba Timur selalu melakukan monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik
           
A 3. PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM A.3    
    1. Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi A.3.1    
      a. Apakah kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan? A.3.1.A
YA
-kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan
      b. Apakah penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan? A.3.1.B
A
-semua penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun oleh masing-masing bidang
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja? A.3.1.C
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur sudah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja
    2. Pola Mutasi Internal A.3.2    
      a. Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, apakah telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan? A.3.2.A
YA
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah melakukan mutasi pegawai antar jabatan
      b. Apakah dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan? A.3.2.B
A
-selain mengikuti pola mutasi yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan, Kejaksaan Negeri Sumba Timur juga melakukan Assessment yang bertujuan untuk menilai kompetensi dan minat calon pegawai, sehingga nantinya pimpinan dapat mengarahkan calon pegawai tersebut ke bidang yang sesuai dengan kompetensinya.
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja? A.3.2.C
YA
-telah dilaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan, guna memperbaiki pola mutasi internal kedepannya
    3. Pengembangan pegawai berbasis kompetensi A.3.3    
      a. Apakah Unit Kerja melakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi? A.3.3.A
YA
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah melakukan analisa kebutuhan pelatihan pegawai untuk pengembangan kompetensi
      b. Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, apakah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai? A.3.3.B
A
-pengembangan kompetensi Pegawai pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur dilaksanakan dengan mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai
      c. Apakah terdapat kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan? A.3.3.C
A
-kesenjangan kompetensi pegawai dengan grade kompetensi yang ditetapkan kurang dari 25%
      d. Apakah pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya? A.3.3.D
A
-seluruh pegawai pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur memiliki kesempatan/hak yang sama untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya.
      e. Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, apakah unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (dapat melalui pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, atau melalui coaching, atau mentoring, dll)? A.3.3.E
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur melakukan upaya pengembangan kompetensi pegawainya melalui pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, training, dan mentoring
      f. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja? A.3.3.F
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah melakukan monitoring dan evaluasi hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja per triwulan
    4. Penetapan Kinerja Individu A.3.4    
      a. Apakah terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan perjanjian kinerja organisasi? A.3.4.A
A
-masing-masing pegawai membuat indikator kinerja individu / Sasaran Kinerja Pegawai (SKP)
      b. Apakah ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya? A.3.4.B
A
-Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dibuat dengan memperhatikan SKP atasan langsungnya
      c. Apakah Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodik? A.3.4.C
A
-Pengukuran kinerja individu pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur dilakukan secara bulanan
      d. Apakah hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward (pengembangan karir individu, penghargaan dll)? A.3.4.D
YA
-Hasil penilaian kinerja individu dijadikan sebagai dasar pemberian reward
    5. Penegakan aturan disiplin/kode etik/kode perilaku pegawai A.3.5    
      a. Apakah aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikan?
A.3.5.A
A
-"aturan disiplin pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah diterapkan, selain itu Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah melakukan kebijakan untuk menegakkan aturan disiplin yaitu : 1. Pemberian reward bagi pegawai teladan Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur memberikan reward kepada pegawai teladan, yang diberikan setiap satu bulan sekali dan diberikan piagam penghargaan serta apresiasi melalui media sosial Kejaksaan Negeri Sumba Timur. kriteria pegawai teladan dinilai dari absensi yang tepat waktu, total kehadiran, dan keikut sertaan dalam segala kegiatan kantor termasuk Apel pagi. 2. Pemberian punishment bagi pegawai yang melanggar aturan disiplin bagi pegawai yang sering melanggar aturan disiplin maka akan dikenakan punishment"
    6. Sistem Informasi Kepegawaian A.3.6    
      a. Apakah data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkala? A.3.6.A
A
-Pemutakhiran data sistem kepegawaian pada aplikasi SIMKARI yang dimutakhirkan secara rutin/berkala.
           
A. 4. PENGUATAN AKUNTABILITAS A.4    
    1. Keterlibatan pimpinan A.4.1    
      a. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perencanaan? A.4.1.A
A
-Pimpinan Satker terlibat langsung dalam proses manajemen kinerja, memberikan arahan, menetapkan target dan menentukan strategi (menyusun RENSTRA)
      b. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perjanjian Kinerja? A.4.1.B
A
-Pimpinan Satker memimpin langsung rapat , memberikan arahan tentang target kinerja, Penandatanganan Perjanjijan Kinerja yang disaksikan oleh seluruh pegawai dan honorer.
      c. Apakah pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala? A.4.1.C
A
Melakukan monitoring dan evaluasi capaian kinerja yang diinput kedalam aplikasi E-Monev.
    2. Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja A.4.2    
      a. Apakah dokumen perencanaan sudah ada? A.4.2.A
YA
Unit kerja telah memiliki seluruh dokumen perencanaa mulai dari RENSTRA, RENJA, dan penetapan kinerja. Bahkan untuk penetapan kinerja dibuat suatu perjanjian kinerja untuk seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Sumba Timur, mulai dari pelaksana ke kasubsi, kasubsi ke kasi, dan kasi ke Kajari.
      b. Apakah dokumen perencanaan telah berorientasi hasil?
A.4.2.B
YA
-Seluruh dokumen perencanaan yang disusun telah berorientasi hasil ( adanya Perjanjian Kinerja)
      c. Apakah terdapat Indikator Kinerja Utama (IKU)? A.4.2.C
YA
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah memiliki IKU yang ditetapkan organisasi dan membuat IKU tambahan yang sesuai dengan karakteristik Kejaksaan Negeri Sumba Timur
      d. Apakah indikator kinerja telah SMART? A.4.2.D
A
-Seluruh indikator kinerja unit kerja telah mencerminkan prinsip SMART (Specific, Measurable, Agreeabel, Realistic, Time-Bonded, Continously Improved)
      e. Apakah laporan kinerja telah disusun tepat waktu? A.4.2.E
YA
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah menyusun Laporan Kinerja tepat waktu
      f. Apakah pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja? A.4.2.F
A
-Seluruh pelaporan kinerja pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah memberikan informasi tentang kinerja pegawai
      g. Apakah terdapat upaya peningkatan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja? A.4.2.G
YA
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur berupaya meningkatkan seluruh kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja
      h. Apakah pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang kompeten? A.4.2.H
A
-Pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh seluruh SDM yang kompeten di bidangnya
           
A. 5. PENGUATAN PENGAWASAN A.5    
    1. Pengendalian Gratifikasi A.5.1    
      a. Apakah telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasi? A.5.1.A
A
-"untuk melakukan pengendalian gratifikasi yang terjadi di lingkungan Kejaksaan Negeri Sumba Timur, telah dilakukan beberapa upaya diantaranya : 1.CCTV Terintegrasi di area Kantor Kejaksaan Negeri Sumba Timur Setiap sudut Kantor Kejaksaan Negeri Sumba Timur dilengkapi dengan CCTV untuk memudahkan Pimpinan melakukan pengawasan terhadap segala aktivitas yang terjadi di Kantor Kejaksaan Negeri Sumba Timur 2. Public Campaign, Peningkatan Jumlah Banner, Ruang Khusus Penerimaan Tamu, dan Kotak Saran Keempat upaya ini merupakan salah satu dari upaya preventif yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Sumba Timur untuk menghindari terjadinya Gratifikasi 3. Ruang Khusus Penerimaan Tamu terdapat ruang khusus penerimaan tamu yang berada ditempat yang mudah dipantau oleh pimpinan "
      b. Apakah pengendalian gratifikasi telah diimplementasikan? A.5.1.B
A
-"Pengendalian gratifikasi telah diimplementasikan , yaitu dengan cara: - Pemasangan SSCV yang ditempatkan ditempat yang strategis dan ter-coneck dengan handphone Kajari. -dibuatnya group whatsapp Kejari Sumba Timur yang digunakan oleh kajari dan seluruh pegawai -Whatsapp center Kejari Sumba Timur -Penerapan Whistle Blowing System (WBS) sesuai SOP.
    2. Penerapan SPIP A.5.2    
      a. Apakah telah dibangun lingkungan pengendalian? A.5.2.A
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur membangun seluruh lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan satuan kerja dan juga membuat inovasi terkait lingkungan pengendalian sesuai dengan karakteristik Kejaksaan Negeri Sumba Timur
      b. Apakah telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakan? A.5.2.B
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah melakukan penilaian risiko atas seluruh pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan unit kerja
      c. Apakah telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasi? A.5.2.C
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah melakukan beberapa upaya pengendalian untuk meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko yang sesuai dengan karakteristik unit kerja
      d. Apakah SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait? A.5.2.D
A
-SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait
    3. Pengaduan Masyarakat A.5.3    
      a. Apakah kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikan? A.5.3.A
A
-"Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah mengimplementasikan seluruh kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan, selain itu Kejaksaan Negeri Sumba Timur juga membuat inovasi untuk kebijakan pengaduan masyarakat, diantaranya : 1. Pengaduan Masyarakat Melalui Surat 2. Pengaduan Masyarakat melalui Media elektronik melalui website, media sosial dan aplikasi perpesanan instan (email) 3. Aplikasi Jaksa Sandalwood Online (PTSA)
      b. Penanganan Pengaduan Masyarakat A.5.3.B    
        1. Jumlah pengaduan masyarakat yang harus ditindaklanjuti A.5.3.B.1   1
        2. Jumlah pengaduan masyarakat yang sedang diproses A.5.3.B.2   1
        3. Jumlah pengaduan masyarakat yang selesai ditindaklanjuti A.5.3.B.3   1
      c. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat? A.5.3.C
A
-Setiap bulan Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur akan melakukan monitoring dan evaluasi atas laporan pengaduan melalui buku register
      d. Apakah hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti? A.5.3.D
A
-Hasil monitoring dan evaluasi akan disampaikan kepada masing-masing bidang terkait untuk selanjutnya ditindak lanjuti
    4. Whistle-Blowing System A.5.4    
      a. Apakah Whistle Blowing System sudah di internalisasi? A.5.4.A
YA
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah menerapkan Whistle Blowing System
      b. Apakah Whistle Blowing System telah diterapkan? A.5.4.B
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur menerapkan seluruh kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan unit kerja
      c. Apakah telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System? A.5.4.C
A
-Evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur dilakukan setiap bulan
      d. Apakah hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti? A.5.4.D
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah menindaklanjuti seluruh hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System
    5. Penanganan Benturan Kepentingan A.5.5    
      a. Apakah telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama? A.5.5.A
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah mengidentifikasi/memetakan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama
      b. Apakah penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasi? A.5.5.B
A
-Penanganan Benturan Kepentingan telah di sosialisasikan ke seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Sumba Timur
      c. Apakah penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikan? A.5.5.C
A
-Penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke seluruh unit kerja
      d. Apakah telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan? A.5.5.D
A
-Penanganan Benturan Kepentingan pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur dievaluasi secara berkala oleh unit kerja
      e. Apakah hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti? A.5.5.E
A
-Seluruh hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja
           
A. 6. PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK A.6    
    1. Standar Pelayanan A.6.1    
      a. Apakah terdapat kebijakan standar pelayanan? A.6.1.A
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur memiliki kebijakan standar pelayanan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait standar pelayanan yang sesuai dengan karakteristik satuan kerja. Pelayanan pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur selalu diawali dengan "CERDAS" (Cermat, Efisien, Disiplin, Akurat, Santun) dan memiliki SOP Pelayanan.
      b. Apakah standar pelayanan telah dimaklumatkan? A.6.1.B
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah memaklumatkan seluruh standar pelayanan, serta berinovasi sesuai dengan karateristik Kejaksaan Negeri Sumba Timur serta pemasangan Maklumat Pelayanan pada PTSP,
      c. Apakah terdapat SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan? A.6.1.C
A
-Seluruh pelayanan pada Kejaksaan Negeri Sumba Timur dilakukan dengan menjunjung tinggi SOP yang sudah ditetapkan oleh satuan kerja, serta telah berinovasi terkait SOP yang sesuai dengan karakteristik unit kerja
      d. Apakah telah dilakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP? A.6.1.D
A
-Kejaksaan Negeri Sumba Timur melakukan review dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga unit kerja berinisiatif melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP yang ada
    2. Budaya Pelayanan Prima A.6.2    
      a. Apakah telah dilakukan sosialisasi/pelatihan dalam upaya penerapan Budaya Pelayanan Prima? A.6.2.A
A
-pada setiap kesempatan Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur menginstruksikan kepada seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Sumba Timur, baik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat maupun yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk selalu menerapkan budaya pelayanan PRIMA.
      b. Apakah informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai media? A.6.2.B
A
-masyarakat dapat mengakses seluruh informasi pelayanan pada website (kejari-sumbatimur.go.id), sosial media (Instagram @kejari_sumbatimur, Facebook Kejaksaan Negeri Sumba Timur, Youtube Kejaksaan Negeri Sumba Timur. Selain secara online informasi layanan juga dapat diakses melalui komputer layar sentuh, brosur dan banner yang tersedia diarea Kantor Kejaksaan Negeri Sumba Timur
      c. Apakah telah terdapat sistem punishment(sanksi)/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar?
A.6.2.C
A
-Terdapat sanksi bagi pegawai serta kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar dan sudah diimplementasikan. Kompensasi berupa snack dan minuman yang telah disediakan di ruang PTSP Kejaksaan Negeri Sumba Timur
      d. Apakah telah terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasi? A.6.2.D
A
-Telah terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasi , yakni : - Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) - Pelayanan Terpadu Satu Aplikasi (PTSA) - Jaksa Sandalwood Online"
      e. Apakah terdapat inovasi pelayanan? A.6.2.E
A
-"Kejaksaan Negeri Sumba Timur telah memiliki inovasi pelayanan yaitu : - Jaksa Sandalwood Online dengan konten aplikasi diantaranya: Pendampingan hukum, Pendapat Hukum, Pelayanan Hukum,Pertimbangan Hukum, Bantuan Hukum, Tanya perkara Pidum, Tanya Perkara Pidsus, Legal Audit, Aduan pegawai nakal, Permohonan ambil barang bukti, Pinjam pakai barang bukti, Antar barang bukti, Permohonan jenguk tahanan - Pelayanan Terapadu Satu Pintu (PTSP) - Pelayanan Terpadu Satu Aplikasi (PTSA) - Whatsapp Center Pembinaan - Whatsapp Center Intel - Whatsapp Center Pidum - Whatsapp Center Pidsus - Aspirasi masyarakat - Barcode barang bukti - Daftar Sidang - Pemasangan banner one way berupa informasi layanan,,quotes,zona integritas,larangan suap/ pungli,gratifikasi dan anti korupsi - NGOBASA (Ngopi Bareng Jaksa) Live Streaming - SIABANK LANANG (Siap Antar Barank Bukti dan Layanan Tilang) - Aplikasi TeamViewer (untuk pemeriksaan tahap klarifikasi,Lid,Dil yang dapat dipantau langsung oleh pimpinan - Aplikasi Database user formexcel untuk barang bukti - Call Center Jaga Desa dan Pengambilan Barang Bukti - Info Update Kepegawaian secara digital - Jaksa Menyapa Live Streaming facebook - Jaksa Masuk Sekolah Online - Penerimaan tersangka dan barang bukti (tahap II) secara online - Sidang Online - Delivery barang bukti via ekspedisi "
    3. Penilaian kepuasan terhadap pelayanan A.6.3    
      a. Apakah telah dilakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan? A.6.3.A
A
-Survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Kejaksaan Negeri Sumba Timur dilakukan secara berkala
      b. Apakah hasil survey kepuasan masyarakat dapat diakses secara terbuka? A.6.3.B
A
-Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses melalui media Papan Pengumuman.
      c. Apakah dilakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat? A.6.3.C
A
-Hasil survei kepuasan akan ditindaklanjuti, sebagai bahan untuk memperbaiki layanan yang ada di Kejaksaan Negeri Sumba Timur
     
     
B. 2. KOMPONEN HASIL (ZI) B    
  1. PEMERINTAH YANG BERSIH DAN BEBAS KKN B.1    
    A. NILAI SURVEY PERSEPSI KORUPSI (SURVEY EKSTERNAL) B.1.A   LAKUKAN SURVEI INDEPENDEN
    B. PERSENTASE TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN (TLHP INTERNAL DAN EKSTERNAL) B.1.B   LAPORAN SATKER ATAS TEMUAN PENGAWASAN (TINDAK LANJUT ATAS TEMUAN) - PROSENTASE JUMLAH TEMUAN DIBAGI TINDAK LANJUT DIKALI 100%
             
  2. KUALITAS PELAYANAN PUBLIK B.2    
    A. NILAI PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN (SURVEY EKSTERNAL) B.2.A   LAKUKAN SURVEI INDEPENDEN
             
      NILAI TOTAL  
 
 
 
 
Neo LKE Online Sinori Versi 2.0 Juli 2021
Created by Chendia Studio untuk Bagian Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI
Menara Kartika Adhyaksa Lantai 7. Biro Perencanaan, Jl. Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan